Waspadai, Si Silent Killer!!!

Karena tidak menimbulkan atau memperlihatkan gejala, orang tidak akan menyadari dirinya mengidap hipertensi. Saat terkena serangan jantung atau ginjal dan ketika memeriksakan tekanan darahnya, baru disadari hipertensi tengah dideritanya. Karena itulah, hipertensi disebut sebagai salah satu penyakit yang diam-diam mematikan (silent killer).

"Silent Killer menjadi salah satu faktor penyebab stroke, serangan jantung, dan juga gagal  ginjal. Dan akibat terburuk dari penyakit ini adalah kematian."

Silent Killer bisa menyerang siapa saja, baik muda maupun tua, entah orang kaya maupun miskin. Hipertensi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Sebanyak 1 milyar orang di dunia atau 1 dari 4 orang dewasa menderita penyakit ini. Bahkan, diperkirakan jumlah penderita hipertensi akan meningkat menjadi 1,6 milyar menjelang tahun 2025.

Tabel Klasifikasi Tekanan Darah untuk Dewasa di Atas 18 Tahun

Tabel Klasifikasi Tekanan Darah untuk Dewasa di Atas 18 Tahun

Klasifikasi Tekanan Darah

Tekanan Sistolik dan Diastolik (mmHg)

Normal

< 120 dan < 80

Prehipertensi

120 ? 139 atau 80 ? 89

Hipertensi Stadium I

140 ? 159 atau 90 ? 99

Hipertensi Stadium II

> 160 atau > 100

Sumber: JNC 7 (The Seventh Report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure)

Pada Siliet Killer sistolik terisolasi, tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih, tetapi  tekanan diastolik kurang dari 90 mmHg dan tekanan diastolik masih dalam kisaran normal.

Hipertensi ini sering ditemukan pada usia lanjut.Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.

Penyakit darah tinggi atau Hipertensi dikenal dengan 2 type klasifikasi, diantaranya

Hipertensi Primary dan Hipertensi Secondary :

Hipertensi Primary adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan. Pola makan yang tidak terkontrol dan kelebihan berat badan (obesitas), merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Begitu juga, jika sesorang berada dalam kondisi stress tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi, termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah tinggi.

Hipertensi secondary adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibat seseorang mengalami/menderita penyakit lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh. Pada Ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Dan pada wanita yang berat badannya di atas normal atau gemuk (gendut).

Cegahlah dengan mengkonsumsi Makanan Sehat

 

Makanan Sehat

Seperti dilansir, vivanews.. Agar Anda terhindar dari gangguan tekanan darah ini, konsumsilah sejumlah makanan berikut secara teratur.

1. Bayam
Bayam merupakan sumber magnesium yang sangat baik. Tidak hanya melindungi Anda dari penyakit jantung, tetapi juga dapat mengurangi tekanan darah. Selain itu, kandungan folat dalam bayam dapat melindungi tubuh dari homosistein yang membuat bahan kimia berbahaya. Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat tinggi asam amino (homosistein) dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

2. Biji bunga matahari
Mungkin Anda lebih mengenalnya dengan sebutan kuaci. Kandungan magnesiumnya sangat tinggi dan biji bunga matahari mengandung pitosterol, yang dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tinggi merupakan pemicu tekanan darah tinggi,  karena dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Tapi, pastikan Anda mengonsumsi kuaci segar yang tidak diberi garam.

3. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan, seperti kacang tanah, almond, kacang merah mengandung magnesium dan potasium. Potasium dikenal cukup efektif menurunkan tekanan darah tinggi. 

4. Pisang
Buah ini tidak hanya menawarkan rasa lezat tetapi juga membuat tekanan darah lebih sehat. Pisang mengandung kalium dan serat tinggi yang bermanfaat mencegah penyakit jantung. Penelitian juga menunjukkan bahwa satu pisang sehari cukup untuk membantu mencegah tekanan darah tinggi.

5. Kedelai
Banyak sekali keuntungan mengonsumsi kacang kedelai bagi kesehatan Anda. Salah satunya dalah menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi. Kandungan isoflavonnya memang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

6. Kentang
Nutrisi dari kentang sering hilang karena cara memasaknya yang tidak sehat. Padahal kandungan mineral, serat dan potasium pada kentang sangat tinggi yang sangat baik untuk menstabilkan tekanan darah.

7. Cokelat pekat (dark chocolate)
Pecinta cokelat pasti akan senang, karena kandungan flavonoid dalam cokelat dapat membantu  menurunkan tekanan darah dengan merangsang produksi nitrat oksida. Nitrat oksida membuat sinyal otot-otot sekitar pembuluh darah untuk lebih relaks, dan menyebabkan aliran darah meningkat.

8. Avokad
Asam oleat dalam avokad, dapat membantu mengurangi kolesterol. Selain itu, kandungan kalium dan asam folat, sangat penting untuk kesehatan jantung.

(Dari Berbagai Sumber....)





Posted in . 0 Comment »


0 Response to Waspadai, Si Silent Killer!!!

Leave a Reply